Rabu, 22 Oktober 2008

CuRaHaN LeWaT SeBuAh CeRpeN......................

Pelangi Untuk Bintang
Hari semakin senja,kala mentari t'lah berganti rembulan. T'dengar suara sayup-sayup ibu b'teriak memanggil Guntur yg masih asyik bermain basket."Guntu....Guntur.....Cepat pulang hari sudah mulai larut !",teriak ibu.
Guntur tak jua mendengarkan.Guntur terus saja bermain.Tak lama gerimis turun.Tiba-tiba melintaslah seorang gadis yang manis,dan b'wajah imut d'depan lapangan. Guntur pun mengikuti gadis itu.
"Hai ! Hai ! Tunggu......",teriak Guntur sembari terus mengejar gadis itu.
Karena Guntur terus berlari-lari dan tak memperhatikan jalan,,tanpa ia sadari d'depanx da kuLit pisang yg sudah busuk dan kira-kira 3 meter dari kuLit pisang itu ada kubangan yg penuh dgn air hujan.
"Aaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhh................Sialan sakit sekali,,huuuuu bau lagi....",keluh Guntur.
Guntur pun pulang dengan baju yg basah kuyup,,dan badan pegal-pegal.
Ke esokan harinya Guntur pergi k'danau tempat ia biasa mencari inspirasi d'kala hatinya kesepian.Sesampainya d'danau ia melihat seorang gadis yg cantik jelita duduk melamun sendirian.Guntur pun menghampiri gadis itu.
"Hai !" Sapa Guntur.
"Hai juga....",sahut gadis itu.
"Koh sendiri ? Siapa nama mu ? Maaf pertanyaan ku terlalu banyak yah .....hehehe"sambil menggaruk-garuk kepala Guntur tersenyum manis pada gadis itu.
"Nama ku Bintang,,aku lagi ingin sendiri sambil merenungkan nasib ku."sahut gadis itu.
"Maksudnya ?????"Guntur memasangkan wajah bingungnya.
Gadis itu hanya terdiam,,wajahnya tiba-tiba memucat,,tangannya dingin,,dan ia rebahkan kepalanya d'pangkuan Guntur.Gerimis turun,,dan beberapa saat kemudian Bintang berdiri dan memandang kelangit.
"Lihat ! Indah sekali pelangi itu....Itu pelangi untuk Bintang yg t'akhir.."teriak Bintang.
"Maksud kamu ???
Kamu ingin pergi gitu ????"tanya Guntur.
Lagi....Lagi dan lagi ....Bintang merebahkan kepalanya d'pangkuan Guntur.Kali ini Bintang berkata,"Terima kasih untuk pelangi hari ini.Bintang senang sekali,,Guntur dan pelangi adalah kado terindah d'hari-hari t'akhir Bintang."
Bintang pun memejamkan matanya,,Guntur panik saat mengetahui kalau Bintang t'lah tak b'nyawa lagi.Guntur menggendong Bintang dan mengantarkan Bintang pulang.
Ayah dan ibu Bintang t'lah siap menerima jenazah Bintang,,karna mereka t'lah mengetahui kalau anaknya tak berumur panjang.
"Bintang udah 5 tahun t'akhir menderita kanker otak.Kami sebagai orangtua sudah berusaha s'maksimal mungkin membawa ia berobat kemana-mana,,tapi k'nyataannya kami harus kehilangan ia juga."cerita ibu Bintang.
Sejak kejadian itu,,Guntur tak pernah melupakan Bintang,,karna Bintanglah gadis pertama yg t'lah berhasil meluluhkan seorang Guntur yg cuek,,angkuh,,hingga akhirnya rela malu demi mendapatkan senyuman dari seorang gadis yg baru ia kenal.
Hujan begitu deras,,Guntur pun memacu motornya dgn k'cepatan tinggi.Guntur mengarahkan motornya k'danau tempat ia pertama dan t;akhir kalinya bertemu dgn Bintang.
"Bintang,,aku persembahkan pelangi terindah ini hanya untukmu...Pelangi unTuk Bintang dan Guntur selalu merindukan Bintang...."
Guntur pun t'lah d'temukan tak b'nyawa mengambang d'danau.
Masa pun b'datangan mencoba mengangkat mayat Guntur.Guntur pun mengakhiri hidupnya,,dgn penyakit jantung yg ia derita selama ini.
Kini Guntur dan Bintang t'lah bahagia b'sama d'surga memandang pelangi b'sama..............................

Tidak ada komentar: